BANDAR LAMPUNG – Kepedulian terhadap sesama tak selalu harus diwujudkan melalui gerakan besar. Hal itu ditunjukkan Jaringan Nasional Indonesia (Jarnas.Indo) Lampung dengan menggelar aksi sosial Jumat Berkah di kawasan Tugu Adipura, Bandar Lampung, Jumat (6/11/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Jarnas.Indo Lampung membagikan bantuan kepada masyarakat pengguna jalan, mulai dari pengendara sepeda motor, pengemudi ojek online (ojol), sopir angkutan kota (angkot), hingga pengendara roda empat.
Aksi sosial ini menjadi bentuk kepedulian organisasi terhadap masyarakat yang setiap hari beraktivitas dan mencari nafkah di tengah padatnya mobilitas Kota Bandar Lampung.
Koordinator Jarnas.Indo Lampung, Kevin Pusmaga, mengatakan kegiatan Jumat Berkah merupakan bagian dari komitmen organisasi untuk hadir dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Menurutnya, organisasi masyarakat sipil tidak cukup hanya bergerak melalui wacana, kritik, dan advokasi. Lebih dari itu, organisasi harus mampu menunjukkan keberpihakan melalui tindakan nyata.
“Jumat Berkah ini merupakan bagian dari upaya kami membangun kedekatan dengan masyarakat. Kami ingin Jarnas.Indo hadir bukan hanya sebagai organisasi, tetapi juga sebagai bagian dari kehidupan masyarakat yang memiliki tanggung jawab sosial dan kemanusiaan,” ujar Kevin.
Ia menjelaskan, Jarnas.Indo Lampung ke depan akan mengembangkan sejumlah program yang berorientasi pada penguatan solidaritas sosial, pemberdayaan masyarakat, pendidikan kebangsaan, serta pengawalan berbagai persoalan publik.
Kevin menegaskan, kegiatan sosial tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan langkah awal membangun gerakan sosial yang berkelanjutan.
“Kami ingin membangun gerakan sosial yang berkelanjutan, memperkuat gotong royong, dan mendorong masyarakat agar semakin mandiri secara ekonomi, egaliter dalam kehidupan politik, serta aktif berpartisipasi dalam kehidupan budaya,” katanya.
Ia menambahkan, Jarnas.Indo berlandaskan nilai-nilai kebangsaan dan kemanusiaan, Pancasila, serta Undang-Undang Dasar 1945.
Dalam menjalankan perannya, organisasi masyarakat sipil harus mampu menjadi wadah aspirasi sekaligus mitra kritis dan konstruktif bagi pemerintah. Termasuk mengawal kebijakan publik, memperkuat partisipasi masyarakat, dan memperjuangkan kepentingan rakyat.
“Negara akan semakin kuat apabila masyarakatnya memiliki kepedulian, kesadaran kritis, dan keberanian untuk berpartisipasi. Karena itu, Jarnas.Indo ingin menjadi bagian dari kekuatan masyarakat yang ikut menjaga demokrasi, mengawal kepentingan rakyat, dan memperjuangkan kehidupan yang lebih adil dan sejahtera,” tegasnya.
Kevin berharap kegiatan Jumat Berkah dapat menjadi agenda rutin yang menginspirasi tumbuhnya kepedulian antarsesama.
Baginya, gerakan sosial tidak harus selalu dimulai dari agenda besar. Kepedulian sederhana yang dilakukan secara konsisten justru dapat menjadi kekuatan untuk mempererat solidaritas, menjaga persatuan, dan membangun kehidupan masyarakat yang lebih sejahtera.
Melalui kegiatan tersebut, Jarnas.Indo Lampung ingin menunjukkan bahwa keberadaan organisasi masyarakat sipil harus dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat.(Rls)




