BANDAR LAMPUNG – Mimpi melanjutkan pendidikan ke luar negeri kini semakin dekat bagi mahasiswa Universitas Lampung (Unila). Melalui kerja sama dengan American Indonesian Exchange Foundation (AMINEF), kampus tersebut membuka akses informasi beasiswa ke Amerika Serikat, termasuk program bergengsi Fulbright untuk jenjang magister (S-2) dan doktor (S-3).

Peluang itu diperkenalkan melalui kegiatan sosialisasi yang berlangsung di Ruang Sidang I Lantai IV Gedung Rektorat Unila, Jumat (6/11/2026).

Bagi mahasiswa, kesempatan tersebut bukan sekadar tentang memperoleh gelar di luar negeri. Lebih dari itu, pendidikan internasional menjadi jalan untuk memperluas pengalaman, mengenal budaya baru, membangun jejaring, dan membawa pulang pengetahuan yang bermanfaat bagi masyarakat.

Wakil Rektor Bidang Akademik Unila, Prof. Dr. Eng. Suripto Dwi Yuwono, S.Si., M.Si., saat membuka kegiatan mengajak mahasiswa agar tidak membatasi cita-cita hanya karena merasa kesempatan belajar di luar negeri sulit dijangkau.

Baca Juga  DPRD Lampung Soroti Gagal Bayar dan 199 Rekomendasi BPK yang Belum Ditindaklanjuti

Ia mendorong mahasiswa untuk berani bermimpi besar dan mempersiapkan diri mengambil peluang pendidikan internasional.

“Pendidikan di luar negeri memberikan wawasan global dan pengalaman yang sangat berharga. Kami berharap mahasiswa Universitas Lampung dapat memanfaatkan peluang emas dari AMINEF ini sebaik-baiknya untuk melanjutkan jenjang studi di Amerika Serikat,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, dua Associate Program Officer AMINEF, Rahmi Utami Dwi Puspita dan Sandra Melina, hadir memberikan penjelasan mengenai berbagai program beasiswa yang tersedia.

Rahmi memaparkan, selain Fulbright untuk jenjang S-2 dan S-3, terdapat pula sejumlah program beasiswa non-gelar yang memberikan kesempatan bagi mahasiswa maupun sivitas akademika untuk meningkatkan kompetensi dan memperoleh pengalaman akademik di Amerika Serikat.

Baca Juga  Pemkot Salurkan Hibah untuk Pertuni, Dukungan bagi Penyandang Disabilitas

Peserta juga diajak memahami berbagai tahapan yang harus dipersiapkan, mulai dari persyaratan kelayakan, mekanisme pendaftaran, proses seleksi hingga strategi memperbesar peluang mendapatkan beasiswa.

Antusiasme mahasiswa terlihat dalam sesi diskusi interaktif. Mereka memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menggali informasi lebih jauh mengenai peluang studi, persyaratan, serta kesiapan yang dibutuhkan untuk bersaing di tingkat internasional.

Kegiatan ini turut dihadiri Sekretaris Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP), para Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kerja Sama, serta Kepala Bagian Akademik Unila.

Melalui sosialisasi ini, Unila berharap semakin banyak mahasiswanya berani melangkah melampaui batas kampus dan membawa cita-cita pendidikan hingga ke tingkat dunia.

Sebab, kesempatan belajar di luar negeri bukan hanya tentang siapa yang mampu berangkat, tetapi juga tentang bagaimana ilmu dan pengalaman yang diperoleh kelak dapat memberikan manfaat bagi lingkungan, daerah, dan bangsa.(Red)

Baca Juga  Aliansi Lampung Melawan Desak Polisi Buka Barikade Kawat Berduri di Kantor DPRD

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan