BANDAR LAMPUNG — Sebuah kursi roda mungkin terlihat sederhana. Begitu pula sebuah tongkat atau alat bantu dengar. Namun bagi warga yang membutuhkan, benda-benda itu bisa berarti lebih dari sekadar alat bantu kesehatan.
Ia bisa menjadi jalan untuk kembali bergerak, beraktivitas, berkomunikasi, dan menjalani hari dengan lebih mandiri.
Harapan itulah yang dibawa Pemerintah Kota Bandar Lampung saat menyalurkan bantuan alat kesehatan kepada warga di Kecamatan Teluk Betung Barat, Selasa (15/9/2026).
Bantuan diserahkan langsung Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana kepada masyarakat penerima manfaat. Penyaluran dilakukan berdasarkan data by name by address, sehingga bantuan diarahkan kepada warga yang telah terdata membutuhkan.
Sebanyak 15 unit alat bantu kesehatan disalurkan. Bantuan tersebut terdiri atas 10 kursi roda, satu walker, dua alat bantu dengar, dan dua tongkat kaki tiga.
Bantuan diberikan di 15 titik yang tersebar di wilayah Teluk Betung Barat. Penyerahan secara langsung dilakukan untuk memastikan alat kesehatan tersebut sampai kepada masyarakat yang membutuhkan.
Eva mengatakan, bantuan itu merupakan bentuk kepedulian Pemkot Bandar Lampung terhadap warga yang membutuhkan dukungan untuk menjalani aktivitas sehari-hari.
“Kami berharap bantuan ini dapat bermanfaat dan membantu masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Pemerintah Kota Bandar Lampung akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik serta memastikan bantuan disalurkan kepada warga yang benar-benar membutuhkan,” ujar Eva.
Bagi sebagian penerima, alat bantu tersebut bukan hanya soal fasilitas kesehatan. Kursi roda, misalnya, dapat membantu seseorang yang memiliki keterbatasan mobilitas untuk berpindah tempat dengan lebih mudah. Begitu pula walker dan tongkat yang dapat memberikan dukungan ketika warga harus beraktivitas.
Sementara alat bantu dengar dapat membantu penerimanya kembali menangkap percakapan dan berkomunikasi dengan orang-orang di sekitarnya.
Karena itu, Eva mengimbau para penerima untuk menjaga dan memanfaatkan bantuan tersebut dengan sebaik-baiknya.
Pemkot Bandar Lampung berharap bantuan itu dapat meningkatkan mobilitas sekaligus mendukung kemandirian warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Pada akhirnya, ukuran sebuah bantuan bukan semata pada bentuk atau jumlahnya. Yang lebih penting adalah ketika bantuan tersebut mampu membuat seseorang kembali memiliki ruang untuk bergerak dan menjalani kehidupan dengan lebih nyaman.(Red)





