Pesawaran — Wakil Bupati Pesawaran Antonius Muhammad Ali menghadiri peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-40 Perguruan Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PSNU) Pagar Nusa Kabupaten Pesawaran yang digelar di Gedung Serba Guna (GSG) Pemerintah Kabupaten Pesawaran, Kecamatan Gedong Tataan, Senin (5/1/2026).
Peringatan Harlah ke-40 Pagar Nusa mengusung tema “Mengakar dalam Kebijaksanaan, Menyapa Luka Zaman, Merawat Peradaban”, sebagai refleksi perjalanan organisasi sejak berdiri pada 3 Januari 1986 hingga memasuki usia empat dekade.
Acara tersebut dihadiri sejumlah tokoh dan pejabat daerah, di antaranya Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pesawaran Visky Virdous, Ketua PCNU Pesawaran Kiai H. Ulinnuha, Ketua PC GP Ansor Pesawaran Towaf Muslim, Ketua PC Pagar Nusa Pesawaran Saibani, unsur Forkopimda, Kapolsek dan Danramil Gedong Tataan, Ketua IPNU Pesawaran, serta ratusan pendekar Pagar Nusa dari berbagai kecamatan.
Ketua PC Pagar Nusa Pesawaran Saibani menyampaikan bahwa usia 40 tahun menjadi momentum penting untuk memperkuat eksistensi dan peran Pagar Nusa di tengah masyarakat. Ia menekankan pentingnya menjaga kebersamaan, soliditas, dan semangat persaudaraan antar kader.
“Soliditas organisasi adalah kunci agar Pagar Nusa terus berkembang, memberi manfaat luas bagi masyarakat, serta mendapat ridho dan barokah,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua PCNU Pesawaran Kiai H. Ulinnuha menegaskan bahwa Pagar Nusa merupakan badan otonom NU yang memiliki peran strategis dalam pelestarian seni budaya, pembentukan karakter generasi muda, serta pengawalan nilai-nilai kebangsaan dan ajaran para kiai.
Ia berharap Pagar Nusa terus menjaga kekompakan internal dan berkontribusi aktif dalam mendukung pembangunan daerah menuju Pesawaran yang lebih maju, sejahtera, dan produktif.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Pesawaran Antonius Muhammad Ali mengajak seluruh keluarga besar Pagar Nusa untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah. Ia menyampaikan apresiasi atas kontribusi Pagar Nusa dalam membina generasi muda melalui pencak silat yang berakar pada nilai-nilai moral dan budaya.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Pesawaran, kami mendoakan agar Pagar Nusa terus eksis dan mampu melahirkan pesilat-pesilat yang tangguh, berakhlak mulia, serta berprestasi hingga tingkat nasional dan internasional,” kata Antonius.
Antonius yang juga menjabat sebagai Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Pesawaran mendorong Pagar Nusa untuk terus melakukan pengkaderan berkelanjutan guna mencetak atlet-atlet potensial. Ia berharap sinergi antara Pagar Nusa dan IPSI semakin diperkuat agar pembinaan atlet pencak silat berjalan lebih terarah dan optimal.
Menurutnya, melalui latihan rutin serta keikutsertaan dalam berbagai kejuaraan di tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional, para pesilat Pagar Nusa berpeluang besar mengharumkan nama Pesawaran di kancah yang lebih luas.
Rangkaian peringatan Harlah ke-40 Pagar Nusa Pesawaran ditutup dengan pembacaan doa dan istighosah, serta penampilan atraksi pencak silat dari para pendekar yang menambah semarak jalannya acara.(**)

Baca Juga  Pemprov Lampung Serahkan Bantuan Rp250 Juta kepada Veteran di Hari Pahlawan 2025

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan