YOGYAKARTA — Partai Buruh mulai memperkuat kembali organisasinya di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dengan merangkul puluhan aktivis dari berbagai elemen gerakan rakyat.

Langkah tersebut dilakukan melalui konsolidasi yang digelar di Kedai Saka Cangkir, Warung Boto, Yogyakarta, Sabtu (4/7/2026), sebagai bagian dari restrukturisasi kepengurusan setelah pimpinan Exco Provinsi sebelumnya mengundurkan diri.

Dalam pertemuan tersebut, sejumlah organisasi seperti Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI), Serikat Petani Indonesia (SPI), Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI), Serikat Pekerja Nasional (SPN), JARNAS.INDO, serta aktivis mahasiswa dan seniman jalanan menyatakan kesiapan bergabung dan mengisi struktur kepengurusan baru Partai Buruh DIY.

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Buruh, Damar Panca Mulya, mengatakan partainya akan terus mengawal agar setiap kebijakan pemerintah berpihak kepada kelas pekerja dan mampu menjamin perlindungan hak-hak dasar masyarakat. Ia juga mengingatkan agar berbagai program strategis nasional benar-benar memberi manfaat bagi rakyat dan tidak menjadi celah terjadinya praktik korupsi.

Baca Juga  Hari Ibu Ke-96, Maidawati Retnoningsih Samsudin Buka Pelatihan Pembuatan Eco Enzym Bagi Pengurus Organisasi Wanita di Lampung

Sementara itu, Wakil Presiden Partai Buruh Agus Rusli Ardiansyah menyebut pergantian kepengurusan merupakan dinamika yang lazim terjadi dalam organisasi politik. Menurutnya, restrukturisasi di DIY tetap berjalan dengan melibatkan unsur buruh, petani, serta berbagai elemen masyarakat sebagai bagian dari penguatan partai.

Ketua JARNAS.INDO Cabang Yogyakarta, Adnan Pambudi, menegaskan organisasinya siap mendukung pembentukan kepengurusan baru Partai Buruh di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Ia menyatakan kader-kader JARNAS.INDO telah dipersiapkan apabila mendapat mandat dari pengurus pusat.

Konsolidasi yang berlangsung sekitar dua jam itu juga diisi diskusi mengenai perkembangan politik nasional, dinamika internal partai, serta strategi memperkuat gerakan politik kelas pekerja di DIY. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, dengan peserta menyatakan komitmen memperkuat Partai Buruh sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pemilu 2029 dan Pilkada 2031.(**)

Baca Juga  Anggota DPRD Balam Agus Djumadi Minta Pemkot Perbanyak Ruang Terbuka Publik

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan