LAMPUNG UTARA – Di tengah antrean warga yang berburu kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, pasar murah yang digelar Pemerintah Kabupaten Lampung Utara di Pondok Pesantren Wali Songo, Kecamatan Abung Selatan, Selasa (21/7/2026), menghadirkan lebih dari sekadar transaksi jual beli. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa kolaborasi pemerintah dan dunia usaha dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Sejumlah perusahaan turut ambil bagian, di antaranya Perum Bulog, PT SGN Nusantara, PT Hanura, PT Sama Jaya, PT Wings, Alfamart, dan Indomaret. Mereka menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga di bawah pasaran, mulai dari Minyakita, beras, gula, telur, mi instan hingga sabun mandi.

Branch Manager PT Indomarco Prismatama Cabang Lampung melalui perwakilannya, Ali Iqrom, mengatakan kehadiran Indomaret dalam pasar murah merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap kebutuhan masyarakat sekaligus dukungan terhadap program pemerintah daerah.

Baca Juga  Koalisi GERAM Minta Disnaker Bongkar Dugaan Pelanggaran Hak Karyawan di PT Ciomas Adisatwa

Menurutnya, seluruh paket sembako yang disiapkan Indomaret habis terjual karena tingginya antusiasme masyarakat.
“Kami ingin hadir bukan hanya sebagai pelaku usaha, tetapi juga menjadi bagian dari solusi bagi masyarakat. Program-program pemerintah yang menyentuh langsung kebutuhan warga akan selalu kami dukung,” ujar mantan aktivis HMI ini.

Komitmen tersebut, lanjut Iqrom, tidak berhenti pada kegiatan pasar murah. Melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), Indomaret secara konsisten berkontribusi dalam berbagai sektor, mulai dari kesehatan, lingkungan, hingga pemberdayaan sosial.

Perusahaan sebelumnya telah menyerahkan satu unit ambulans untuk mendukung layanan Puskesmas Mider, memberikan bantuan tempat sampah guna mendukung kebersihan lingkungan, serta rutin menyalurkan bantuan kepada anak yatim dan kaum dhuafa.

Baca Juga  Kolaborasi Orang Tua Kunci Tumbuh Kembang Anak

Tak hanya itu, Indomaret juga membuka peluang bagi pelaku UMKM lokal untuk memasarkan produknya di area gerai serta memprioritaskan masyarakat Lampung Utara dalam proses rekrutmen tenaga kerja.

Iqrom menegaskan, investasi tidak hanya diukur dari besarnya modal yang ditanamkan, tetapi juga dari manfaat yang dirasakan masyarakat.

Sebagai perusahaan yang beroperasi di Lampung Utara, Indomaret juga berkomitmen menjalankan kewajiban perpajakan secara tertib sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan pembangunan daerah.

Ia pun mengajak investor lain untuk tidak ragu menanamkan modal di Lampung Utara karena daerah ini dinilai memiliki iklim investasi yang kondusif dan peluang ekonomi yang terus berkembang.
“Harapan kami, semakin banyak investor yang datang dan tumbuh bersama Lampung Utara. Ketika dunia usaha berkembang, lapangan kerja bertambah dan masyarakat ikut merasakan manfaatnya,” tutupnya.(Rls)

Baca Juga  Bukan Sekadar Memilih Ketua, PWI Tuba Menata Masa Depan Organisasi

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan