Lampung Utara – Pemerintah Kabupaten Lampung Utara menyalurkan tambahan kuota LPG 3 Kg sebanyak 6.720 tabung sejak 4 hingga 6 Maret 2025. Langkah ini diambil untuk mengatasi kelangkaan dan lonjakan harga gas subsidi menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lampung Utara, Hendri, mengungkapkan bahwa tambahan kuota ini merupakan hasil permintaan Pemkab kepada Pertamina.
“Alhamdulillah, sejak 4 Maret hingga saat ini, tambahan kuota sudah disalurkan di beberapa wilayah Lampung Utara. Di antaranya, Kecamatan Muara Sungkai, Banjar Ratu, dan Isorejo yang mendapatkan tambahan sekitar 500 tabung lebih,” ujar Hendri, Kamis (6/3/2025).
Ia menegaskan bahwa distribusi LPG 3 Kg ini harus tepat sasaran dan tidak dimanfaatkan oleh oknum yang ingin mengambil keuntungan pribadi. Masyarakat diimbau untuk melaporkan jika menemukan agen atau pangkalan yang menjual di atas harga eceran tertinggi (HET).
“Jika ada pelanggaran, masyarakat dapat melaporkannya ke aparat penegak hukum (APH), Pemkab, Pertamina, atau Dinas Perdagangan. Agen atau pangkalan yang terbukti melanggar akan dikenakan sanksi tegas,” tambahnya.
Saat ini, pasokan LPG 3 Kg di Lampung Utara mencapai 12.298 metrik ton per tahun. Selama Januari dan Februari 2025, telah tersalurkan masing-masing 974 metrik ton atau setara 324.800 tabung. Pada bulan Maret, jumlah yang sama juga didistribusikan.
Dengan adanya tambahan kuota ini, Pemkab berharap kebutuhan masyarakat selama Ramadan hingga Idul Fitri dapat terpenuhi tanpa hambatan.(**)





