Pringsewu –
Nilai-nilai Pancasila dinilai semakin terkikis dalam kehidupan masyarakat, khususnya semangat gotong royong yang selama ini menjadi ciri khas bangsa Indonesia. Hal itu mengemuka dalam kegiatan Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan yang digelar di Desa Kresnomulyo, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Pringsewu, Rabu (4/6).
Kegiatan ini difasilitasi oleh Anggota DPRD Provinsi Lampung, Mohammad Reza, dengan menghadirkan narasumber Agus Priyadi.
“Tidak bisa dipungkiri, nilai-nilai Pancasila mulai memudar. Salah satunya adalah semangat gotong royong yang perlahan-lahan mulai hilang di tengah masyarakat,” ujar Agus di hadapan peserta.
Ia menegaskan, pengamalan lima sila Pancasila harus ditanamkan sejak dini, terutama kepada anak-anak. Sebab, Pancasila memiliki perbedaan fundamental dibandingkan ideologi lain, seperti liberalisme atau komunisme.
“Pancasila mengakomodasi seluruh unsur masyarakat, baik agama, suku, budaya, ras, maupun golongan. Karena itu, Pancasila tetap relevan sebagai dasar negara,” jelasnya.
Menurut Agus, ada sejumlah faktor yang harus diwaspadai karena berpotensi menggerus nilai Pancasila, antara lain:
munculnya paham radikal yang ingin mengganti Pancasila,
penyebaran hoaks melalui media sosial,
pengaruh budaya luar lewat aplikasi digital seperti TikTok,
serta praktik korupsi yang mencederai nilai keadilan dan integritas.(Rdo)



