BANDAR LAMPUNG — Di tengah kondisi sejumlah wilayah yang terdampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau dan kekeringan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandar Lampung turun langsung membantu masyarakat, Minggu (6/9/2026).
Petugas BPBD tak hanya membersihkan debu vulkanik yang menumpuk di sejumlah ruas jalan, tetapi juga mendistribusikan air bersih kepada warga yang kesulitan mendapatkan air akibat sumur mengering.
Pembersihan debu dilakukan di antaranya di Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Pahoman, Kecamatan Enggal, sekitar pukul 10.17 WIB. Penyemprotan dilakukan untuk mengurangi debu yang mengganggu pengguna jalan sekaligus menjaga keselamatan masyarakat.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Bandar Lampung, Idham Syahputra, mengatakan petugas kembali melakukan pembersihan di Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Garuntang, Kecamatan Bumi Waras. Dalam kegiatan tersebut, BPBD mendapat dukungan personel Kodim 0410/KBL.
“Di hari yang sama, kami juga menyalurkan air bersih ke sejumlah wilayah yang sumurnya mengalami kekeringan,” kata Idham.
Air bersih disalurkan ke sejumlah kelurahan, yakni Keteguhan, Way Laga, Sukamaju, Sukabumi Indah, Way Tataan, dan Rajabasa Nunyai.
Dari delapan lokasi yang telah memiliki data penerima, bantuan air bersih tercatat menjangkau 343 kepala keluarga atau 1.263 jiwa.
Salah satu lokasi yang menerima bantuan berada di Kampung Batu Suluh, Kelurahan Way Laga. Di wilayah tersebut, sebanyak 122 kepala keluarga atau 560 jiwa mendapatkan bantuan air bersih dari dua titik distribusi.
Bagi warga, bantuan tersebut menjadi angin segar di tengah sulitnya memenuhi kebutuhan air sehari-hari akibat sumur yang mulai mengering.
Selain menangani kekeringan, BPBD juga terus melakukan pembersihan abu vulkanik yang terbawa ke wilayah Bandar Lampung menyusul aktivitas Gunung Anak Krakatau.
Pembersihan dilakukan di antaranya di Jalan Pangeran Emir M. Noer, Kelurahan Sumur Putri, Kecamatan Teluk Betung Selatan. Debu vulkanik yang menempel di jalan dan bangunan membuat sejumlah kawasan terlihat kotor dan berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat.
Idham memastikan BPBD akan terus melakukan penanganan di lapangan untuk membantu masyarakat sekaligus menjaga ruas jalan agar tetap aman dan nyaman dilalui.
“Kami terus melakukan penanganan untuk membantu masyarakat dan menjaga kondisi lingkungan tetap aman,” ujarnya.(Red)





