Bandar Lampung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung melalui Dinas Kesehatan menggelar pelatihan keamanan pangan siap saji bagi penjamah makanan di seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung, Muhtadi Arsyad Temenggung, mengatakan pelatihan ini merupakan langkah strategis memperkuat pengawasan sekaligus meningkatkan kapasitas penjamah makanan yang menjadi ujung tombak penjaga kualitas pangan di lapangan.
“Pelatihan ini penting setelah insiden keracunan yang menimpa ratusan siswa SMP dan SD di Kecamatan Sukabumi beberapa waktu lalu. Dengan pengetahuan dan keterampilan yang diberikan, risiko keracunan maupun penyakit bawaan makanan bisa ditekan,” ujarnya, Minggu (21/9).
Menurut Muhtadi, keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya ditentukan dari kecukupan gizi, tetapi juga jaminan keamanan pangan. Karena itu, setiap tahapan mulai dari penerimaan bahan baku, penyimpanan, pengolahan, penyajian, hingga distribusi makanan kepada siswa wajib sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku.
“Makanan yang tidak memenuhi standar berpotensi menimbulkan penyakit bawaan makanan dan mengancam kesehatan masyarakat,” tegasnya.
Dengan adanya pelatihan ini, Pemkot berharap seluruh penjamah makanan di Bandar Lampung dapat lebih disiplin menjaga kualitas dan higienitas makanan, sehingga kasus serupa tidak terulang kembali.(TM)




