Bandar Lampung — DPRD Provinsi Lampung memastikan tidak ada pembangunan jaringan irigasi baru pada tahun anggaran 2026. Pemerintah Provinsi Lampung saat ini memprioritaskan pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan yang dinilai lebih mendesak bagi masyarakat.
Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Lampung, Mukhlis Basri, mengatakan skala prioritas pembangunan daerah masih didominasi kebutuhan perbaikan jalan.
“Dilihat dari skala prioritas, pembangunan di Provinsi Lampung saat ini masih didominasi oleh tuntutan infrastruktur jalan,” ujar Mukhlis saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (27/1/2026).
Menurutnya, bukan berarti sektor pengelolaan sumber daya air (PSDA) tidak membutuhkan perhatian. Namun, keterbatasan anggaran membuat pemerintah daerah harus menentukan prioritas pembangunan yang paling dibutuhkan masyarakat.
“Bukan berarti di bidang PSDA tidak ada kebutuhan. Tetapi dari skala prioritas, alokasi anggaran masih difokuskan untuk pembangunan dan perbaikan jalan,” jelasnya.
Mukhlis menambahkan, selama beberapa tahun terakhir pembangunan infrastruktur irigasi di Lampung telah dilakukan cukup maksimal. Oleh karena itu, pada tahun ini pemerintah lebih mengarahkan anggaran untuk pemeliharaan jaringan irigasi yang sudah ada.
Ia menilai langkah tersebut cukup tepat mengingat kondisi jalan di sejumlah wilayah Lampung masih membutuhkan perhatian serius agar mobilitas masyarakat dan distribusi barang dapat berjalan lebih lancar.
“Bukan berarti persoalan irigasi sudah selesai. Namun jika melihat tingkat kebutuhan masyarakat saat ini, pembangunan jalan masih menjadi urgensi utama,” pungkasnya.(Nda)



