Bandar Lampung — Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung mengajak seluruh masyarakat untuk memperkuat upaya pencegahan Demam Berdarah Dengue melalui gerakan 3M Plus sebagai langkah utama memutus rantai penyebaran penyakit.
Ajakan ini disampaikan seiring masih adanya wilayah endemis di Kota Bandar Lampung, meski jumlah kasus pada awal tahun 2026 tercatat relatif rendah. Kondisi tersebut dinilai perlu diantisipasi sejak dini agar tidak terjadi lonjakan kasus, khususnya saat musim hujan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung, Muhtadi Arsyad Temenggung, menegaskan bahwa pencegahan DBD tidak bisa hanya bergantung pada pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat.
“Kami mengajak masyarakat untuk rutin melakukan 3M Plus, yaitu menguras, menutup, dan mengubur tempat penampungan air, serta menambahkan langkah pencegahan lain seperti penggunaan abate dan menjaga kebersihan lingkungan,” ujarnya.

Baca Juga  Diskominfotik Lampung Gandeng Kejati Perkuat Administrasi Pemerintahan

Selain itu, Dinas Kesehatan juga terus mengoptimalkan peran kader kesehatan dan juru pemantau jentik (jumantik) untuk melakukan edukasi langsung ke rumah-rumah warga. Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan bebas dari sarang nyamuk.
Dinkes juga mendorong masyarakat untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala demam tinggi mendadak, nyeri otot, atau tanda-tanda lain yang mengarah pada DBD.

Upaya pencegahan berbasis lingkungan dinilai menjadi kunci utama. Dengan kebiasaan hidup bersih dan partisipasi aktif warga, penyebaran DBD dapat ditekan, bahkan di wilayah yang sebelumnya tergolong endemis.
Melalui kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, Dinas Kesehatan optimistis Kota Bandar Lampung dapat semakin siap menghadapi potensi penyebaran DBD di masa mendatang.(**)

Baca Juga  Lindungi Generasi Muda, Andika Wibawa Sosialisasikan Perda Pencegahan Narkoba di Bandar Lampung

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan