Bandar Lampung – Antusiasme masyarakat Lampung untuk mendapatkan pendidikan terbaik bagi anak-anak mereka terus menunjukkan tren positif. Hal itu tercermin dari lonjakan signifikan jumlah pendaftar pada Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA Ungulan Tahun Ajaran 2026/2027 yang meningkat hampir dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.

Pengamat pendidikan sekaligus dosen Pendidikan Bahasa Inggris, Mutiara Ayu, menilai peningkatan jumlah pendaftar tersebut menjadi indikator semakin tingginya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pendidikan yang berkualitas.

Menurutnya, tingginya minat masyarakat untuk menyekolahkan anak di SMA unggulan menunjukkan adanya kepercayaan besar terhadap sekolah-sekolah yang dinilai mampu menghadirkan lingkungan belajar yang baik, prestasi akademik yang kuat, serta peluang lebih besar untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

“Lonjakan jumlah pendaftar SMA unggulan di Provinsi Lampung merupakan sinyal positif bahwa kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pendidikan berkualitas semakin meningkat,” ujar Mutiara Ayu.

Baca Juga  Resmi Dilantik, Eva-Deddy Siap Lanjutkan Program di Bandar Lampung

Meski demikian, ia menilai fenomena tersebut juga menjadi cermin bahwa masih terdapat kesenjangan persepsi maupun kualitas antar sekolah. Ketika sejumlah sekolah menerima pendaftar jauh melebihi kapasitas yang tersedia, sementara sekolah lain belum menjadi pilihan utama masyarakat, maka pemerataan mutu pendidikan menjadi pekerjaan rumah yang harus terus diperkuat.

Ia menegaskan setiap sekolah sejatinya harus mampu menjadi ruang yang dapat mengembangkan potensi peserta didik secara optimal, tanpa harus bergantung pada label sekolah favorit atau unggulan.
Mutiara Ayu juga menyoroti sistem penerimaan peserta didik yang kini memberikan porsi lebih besar kepada prestasi akademik. Menurutnya, kebijakan tersebut dapat mendorong tumbuhnya budaya belajar yang lebih baik di kalangan siswa.

Namun, pelaksanaannya tetap perlu dievaluasi secara berkala agar prinsip keadilan dan kesempatan yang setara tetap terjaga bagi seluruh peserta didik.

Baca Juga  DPRD Lampung Minta Pemerintah Buka Terang Soal HGU SGC

“Ke depan, tantangan pemerintah daerah bukan hanya menambah daya tampung sekolah unggulan, tetapi juga memperkuat kualitas pembelajaran, sarana-prasarana, serta sumber daya manusia di seluruh SMA,” katanya.
Data SPMB menunjukkan peningkatan minat masyarakat yang sangat signifikan. Pada tahun pelajaran 2025/2026, jumlah pendaftar di 35 SMA unggulan Lampung tercatat sebanyak 11.302 peserta dengan jumlah peminat mencapai 14.215 orang. Sementara daya tampung yang tersedia hanya 9.042 kursi.

Sedangkan pada SPMB Tahun Ajaran 2026/2027, tercatat sebanyak 34.403 berkas pendaftaran masuk. Dari jumlah tersebut, 21.567 peserta telah terverifikasi untuk memperebutkan 12.384 kursi yang tersedia. Artinya, sebanyak 12.836 peserta belum berhasil lolos dalam tahap seleksi awal.

Jika dibandingkan tahun sebelumnya, jumlah peserta terverifikasi meningkat sekitar 91 persen. Namun, peningkatan daya tampung hanya bertambah sekitar 3.342 kursi. Kondisi ini membuat persaingan masuk SMA unggulan di Lampung semakin ketat.

Baca Juga  DPRD Telusuri Kematian Guru dalam Kegiatan PGRI

Sejumlah SMA negeri unggulan di Kota Bandar Lampung masih menjadi tujuan utama masyarakat. SMA Negeri 5 Bandar Lampung menjadi salah satu sekolah dengan jumlah pendaftar tertinggi, disusul SMA Negeri 9 Bandar Lampung dan SMA Negeri 2 Bandar Lampung.

Fenomena serupa juga terjadi di berbagai daerah. Di Lampung Tengah, SMA Negeri 1 Kota Gajah dan SMA Negeri 1 Terbanggi Besar menjadi sekolah yang paling diminati. Sementara di Lampung Selatan, SMA Negeri 1 Natar dan SMA Negeri 1 Kalianda mencatat jumlah pendaftar yang tinggi.

Tingginya animo masyarakat tersebut menunjukkan bahwa harapan terhadap pendidikan yang berkualitas semakin besar. Namun, keberhasilan pembangunan pendidikan, menurut Mutiara Ayu, tidak hanya diukur dari ketatnya persaingan masuk sekolah unggulan, melainkan dari kemampuan seluruh sekolah dalam memberikan layanan pendidikan yang bermutu dan merata bagi setiap anak di Provinsi Lampung.(**)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan