Bandar Lampung — Badan Pangan Nasional melakukan pengawasan intensif terhadap harga, mutu, dan keamanan pangan di Provinsi Lampung menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Fitri 1447 Hijriah.
Pengawasan dilakukan selama tiga hari, sejak Jumat hingga Minggu (22/2/2026), dengan menyasar produsen, distributor, pasar tradisional, hingga supermarket di Bandar Lampung.
Direktur Pembinaan Kerawanan Pangan Badan Pangan Nasional, Sri Nuryanti, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari Tim Satuan Sapu Bersih (Saber) Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan.
“Di Lampung, Tim Saber diketuai oleh Dirkrimsus Polda Lampung. Pemeriksaan dilakukan dari hulu hingga hilir, termasuk pengecekan langsung produk yang beredar di pasar,” ujarnya, Minggu (22/2/2026).
Pengawasan difokuskan pada legalitas izin edar pangan segar dan olahan, kepatuhan terhadap harga acuan penjualan (HAP) dan harga eceran tertinggi (HET), serta kondisi fisik kemasan produk.
Dari hasil pemeriksaan, tim menemukan sejumlah produk dengan kemasan rusak atau penyok. Produk tersebut diminta untuk diretur dan tidak diperbolehkan beredar.
Dalam pemantauan harga, cabai rawit merah tercatat mengalami kenaikan hingga Rp70.000 per kilogram akibat terbatasnya pasokan dari sentra produksi di Pulau Jawa. Harga tersebut melampaui harga acuan penjualan.
Sementara itu, harga daging sapi dan daging ayam terpantau relatif stabil dan masih berada di bawah harga acuan.
Badan Pangan Nasional juga meminta pemerintah daerah meningkatkan sosialisasi keamanan pangan, khususnya produk segar asal hewan. Praktik penjualan ayam mekar dengan jeroan utuh menjadi perhatian karena berisiko terhadap pertumbuhan bakteri jika tidak ditangani sesuai standar keamanan pangan.
Selain pengawasan, pemerintah menyiapkan langkah antisipasi melalui fasilitasi distribusi dari daerah surplus ke wilayah defisit guna menjaga stabilitas harga dan pasokan menjelang Lebaran.
Pengawasan dan penguatan distribusi ini diharapkan mampu menjaga stabilitas pangan di Lampung hingga puncak Idul Fitri 1447 H.(Rls)

Baca Juga  Peringati Harganas, PTPN I Latih 28 Terapis Anak Berkebutuhan Khusus

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan