BANDAR LAMPUNG — Pesan tentang menjaga persatuan terasa begitu dekat dengan kehidupan sehari-hari saat Pemerintah Provinsi Lampung memperingati Hari Kesaktian Pancasila, Kamis (1/10/2026).

Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan memimpin upacara yang digelar di Lapangan Korpri, Kompleks Kantor Gubernur Lampung. Ia bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus membacakan amanat tertulis Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal.

Dalam amanat tersebut, Gubernur mengingatkan bahwa tantangan menjaga persatuan bangsa kini tidak hanya datang dalam bentuk konflik di ruang nyata. Perkembangan teknologi membuat informasi dapat menyebar begitu cepat melalui layar gawai.

Hoaks, ujaran kebencian, hingga pesan yang memecah belah disebut menjadi tantangan yang perlu dihadapi bersama.

Baca Juga  Pj Gubernur Lampung Terima Kunjungan Jajaran PPNI

“Ancaman terhadap persatuan kita datang lewat layar gawai, lewat hoaks, ujaran kebencian, dan pesan yang memecah belah. Di situlah Pancasila harus hadir, bukan hanya dihafal, tetapi diamalkan dalam sikap sehari-hari,” kata Marindo saat membacakan amanat Gubernur.

Pesan tersebut menjadi pengingat bagi aparatur pemerintah maupun masyarakat agar lebih bijak ketika menerima dan menyebarkan informasi.

Di tengah derasnya arus informasi, persatuan dapat dirawat dari hal-hal sederhana. Tidak mudah percaya pada kabar yang belum terverifikasi, tidak menyebarkan informasi yang dapat memicu perpecahan, serta tetap menghargai perbedaan menjadi bagian dari pengamalan nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Gubernur juga menekankan bahwa nilai Pancasila harus tercermin dalam pembangunan daerah.

Baca Juga  46 PNS Baru Terima SK dari Pemkot Bandar Lampung, Sukarma Tekankan Pentingnya Disiplin

Pembangunan infrastruktur, kata dia, harus mampu membuka akses ekonomi masyarakat. Pendidikan harus memberikan ruang bagi generasi muda untuk menyiapkan masa depan, sementara pelayanan kesehatan harus dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

Sektor pertanian dan UMKM juga diharapkan terus diperkuat agar kemandirian ekonomi rakyat semakin tumbuh.

“Pancasila tidak akan kuat hanya karena kita peringati setiap tahun. Pancasila kuat karena kita rawat setiap hari lewat sikap jujur, adil, dan saling menghargai,” ujar Marindo.

Upacara berlangsung khidmat dan diikuti perwakilan DPRD Provinsi Lampung, jajaran Forkopimda, instansi vertikal, pejabat pimpinan tinggi pratama Pemprov Lampung, personel TNI-Polri, serta ASN.

Usai upacara, Marindo menyerahkan tali asih kepada tiga ASN Pemprov Lampung yang memasuki masa purna bakti.

Baca Juga  Strategi Pemprov Lampung Jaga Inflasi Tetap Terkendali

Momentum Hari Kesaktian Pancasila itu pun tidak sekadar menjadi agenda tahunan. Di tengah kehidupan masyarakat yang semakin terhubung dengan teknologi, pesan untuk menjaga persatuan kembali ditekankan sebagai tanggung jawab bersama, dimulai dari cara bersikap, berbicara, hingga menggunakan ruang digital secara bijak.(Red)

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan