Tulangbawang Barat – Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 2025, Pemerintah Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) bersama Kantor Kementerian Agama (Kemenag) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) menggelar lomba Da’i untuk anak-anak dan remaja. Kegiatan berlangsung di Islamic Center Kabupaten Tubaba pada Selasa (4/2/2025).

Kabag Kesra Pemkab Tubaba, Nurkholis Majid, menjelaskan bahwa lomba ini diikuti sebanyak 53 peserta, yang terdiri dari dua kategori usia: anak-anak usia 7-12 tahun dan remaja usia 13-16 tahun. Peserta berasal dari berbagai lembaga pendidikan di Tubaba, seperti Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ), majelis ta’lim, sekolah umum, madrasah, dan pondok pesantren.

“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan syiar Islam di Kabupaten Tubaba, sekaligus memotivasi generasi muda agar lebih mendalami ilmu agama. Selain itu, lomba ini juga diharapkan mampu memperkokoh silaturahmi antar pegiat pendidikan Islam di daerah ini,” jelas Nurkholis.

Baca Juga  Menang Tipis, Sri Lasmi Membawa Harapan Baru ke Sidomulyo

Dalam lomba ini, para peserta akan dinilai berdasarkan kemampuan mereka dalam menyampaikan dakwah, pemahaman terhadap materi keagamaan, serta keterampilan retorika. Tiga peserta terbaik dari masing-masing kategori akan mendapatkan hadiah berupa uang tunai.

“Untuk juara pertama akan mendapatkan hadiah sebesar Rp2,5 juta, juara kedua Rp1,5 juta, dan juara ketiga Rp1 juta. Total anggaran kegiatan ini mencapai Rp25 juta yang bersumber dari infaq para pejabat Pemkab Tubaba dan dukungan pihak ketiga,” tambahnya.

Antusiasme peserta terlihat sejak awal lomba. Para peserta tampak semangat dalam menyampaikan materi dakwah dengan gaya dan ciri khas masing-masing. Dengan adanya lomba ini, diharapkan akan lahir generasi muda yang cakap dalam berdakwah dan mampu menjaga syiar Islam di masa depan.

Baca Juga  Ketua DPRD Lampung Sebut Bupati Way Kanan Ali Rahman Sosok Teladan

“Harapan kami, anak-anak dan remaja di Tubaba tidak hanya cakap dalam berbicara di depan umum, tetapi juga memahami dan mengamalkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari,” pungkas Nurkholis.

Acara ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk orang tua peserta dan tokoh masyarakat setempat. Mereka berharap kegiatan serupa dapat menjadi agenda rutin setiap tahunnya guna meningkatkan kecintaan generasi muda terhadap ajaran Islam.(Irawan)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan