BANDAR LAMPUNG — Pemerintah Kota Bandar Lampung menyalurkan bantuan hampir Rp2 miliar untuk pembangunan dan perbaikan rumah ibadah serta organisasi penyandang disabilitas.
Total bantuan yang disalurkan mencapai Rp1,98 miliar. Bantuan tersebut diberikan kepada 33 masjid, lima musala, satu gereja, dan Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni) Kota Bandar Lampung.
Penyerahan bantuan dilakukan langsung Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana. Nilai bantuan yang diterima masing-masing penerima bervariasi, mulai dari Rp20 juta hingga Rp200 juta.
Eva mengatakan, besaran bantuan disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing penerima berdasarkan hasil peninjauan di lapangan.
“Ada yang Rp50 juta, ada yang Rp20 juta, ada yang Rp30 juta, ada juga yang Rp200 juta, sesuai dengan fisik yang ketemu Bunda di lapangan,” kata Eva.
Menurut Eva, dukungan terhadap rumah ibadah merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah. Bantuan tidak hanya ditujukan kepada masjid dan musala, tetapi juga rumah ibadah umat agama lainnya.
“Ini memang sudah tugas pemerintah harus membantu masjid, musala, gereja, klenteng, ya, itu semuanya,” ujarnya.
Ia mengatakan, pemerintah kota masih membuka kemungkinan memberikan bantuan lanjutan bagi rumah ibadah yang membutuhkan dukungan.
“Nanti kalau misalnya Bunda datang lagi, kita lihat lagi, kita bantu lagi,” katanya.
Selain rumah ibadah, Pemkot Bandar Lampung juga memberikan bantuan kepada Pertuni sebagai bentuk perhatian terhadap kelompok penyandang disabilitas.
Eva berharap bantuan yang diterima dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk menunjang kebutuhan penerima.
Ia juga meminta para pengurus rumah ibadah turut mendoakan agar program pembangunan di Kota Bandar Lampung berjalan lancar.
“Jangan lupa doanya untuk Bandar Lampung. Doanya, ‘Ya Allah, Bandar Lampung makin banyak rezekinya ya Allah.’ Karena doa dari masyarakat yang bikin lancarnya Bandar Lampung rezekinya,” ucapnya.
Eva memastikan sejumlah program pemerintah kota tetap berjalan, mulai dari sektor kesehatan, pendidikan, infrastruktur hingga sosial.“Kalau program semuanya insyaAllah kesehatan, pendidikan, jalan semuanya, masalah sosial semua lagi jalan semua,” tutupnya. (Nda)





