Bandar Lampung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung menyalurkan bantuan beras sebanyak 107,6 ton kepada warga terdampak banjir di berbagai wilayah di kota ini. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab pemerintah dalam membantu masyarakat yang mengalami kesulitan akibat bencana alam.

Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, menyampaikan bahwa bantuan ini telah mulai disalurkan sejak Selasa (25/2/2026) melalui camat dan lurah di masing-masing wilayah terdampak.

“Beras bantuan sudah dibagikan sejak Selasa kemarin. Pembagian dilakukan oleh camat dan lurah sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang terkena bencana. Kami ingin memastikan bahwa masyarakat yang terdampak banjir mendapatkan bantuan yang layak dan cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujar Eva Dwiana saat dihubungi melalui sambungan telepon, Rabu (26/2/2026).

Selain beras, Pemkot Bandar Lampung juga telah menyalurkan berbagai bantuan lainnya, seperti makanan siap saji, mi instan, air mineral, serta obat-obatan sejak hari pertama banjir.

Baca Juga  Disnakkeswan Ukir Prestasi di HUT Lampung

“Sejak awal bencana, kami langsung bergerak cepat. Kami mendirikan dapur umum untuk menyediakan makanan siap saji bagi warga yang mengungsi. Selain itu, kami juga mendistribusikan mi instan, air mineral, dan obat-obatan untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi,” tambahnya.

 

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandar Lampung, Wakhidi, menjelaskan bahwa total beras yang telah disiapkan oleh Pemkot untuk bantuan korban banjir mencapai 107,6 ton. Bantuan tersebut telah disalurkan ke 16 kecamatan yang paling terdampak.

“Setiap rumah yang terdampak banjir menerima 10 kg beras. Kami memastikan distribusi dilakukan dengan cepat dan merata. Beras ini sudah kami serahkan ke camat-camat untuk segera dibagikan kepada warga yang membutuhkan,” jelas Wakhidi.

Ia juga mengungkapkan bahwa banjir kali ini telah berdampak pada ribuan rumah di beberapa kecamatan di Bandar Lampung, termasuk Kecamatan Kedamaian, Sukabumi, Tanjung Senang, dan Rajabasa.

Baca Juga  Kasus Suap Rp106,3 M, Nusron Wahid Didesak Mundur Dari Menteri

“Kami terus melakukan pemantauan terhadap kondisi banjir dan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan bantuan dapat tersalurkan dengan baik,” tambahnya.

 

Bantuan dari Pemkot Bandar Lampung ini mendapatkan apresiasi dari warga yang terdampak banjir. Salah satu penerima bantuan, Sujuki, warga Kelurahan Pematang Wangi, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kepedulian Pemkot Bandar Lampung.

“Terima kasih kepada Bunda Eva dan jajaran pemerintah kota yang sejak hari pertama banjir sudah peduli dan terus menyalurkan bantuan kepada kami. Bantuan ini sangat membantu kami yang kesulitan setelah rumah terendam banjir,” kata Sujuki.

Hal serupa juga diungkapkan oleh Ibu Rina, warga Kelurahan Way Halim, yang rumahnya sempat terendam banjir selama dua hari.

“Kami kesulitan mendapatkan makanan dan air bersih setelah banjir melanda. Alhamdulillah, ada bantuan dari pemerintah yang sangat membantu kami untuk bertahan,” ujarnya.

Baca Juga  Hardiknas 2023, Walikota Bandar Lampung Fokus Tingkatkan Kualitas SDM

 

Selain menyalurkan bantuan, Pemkot Bandar Lampung juga terus melakukan upaya penanganan banjir, termasuk pengerukan drainase dan peningkatan sistem pengairan di beberapa titik rawan banjir.

“Kami sedang berupaya melakukan normalisasi drainase agar air bisa cepat surut jika terjadi hujan deras. Selain itu, kami juga mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan ke sungai atau selokan,” kata Eva Dwiana.

Pemkot juga bekerja sama dengan BPBD, Dinas Sosial, dan berbagai instansi terkait untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi selama masa pemulihan pasca-banjir.

Dengan adanya bantuan ini, diharapkan masyarakat terdampak dapat segera bangkit dan kembali menjalani aktivitas sehari-hari seperti biasa. Pemkot Bandar Lampung berkomitmen untuk terus hadir membantu warganya dalam menghadapi berbagai permasalahan, termasuk bencana alam seperti banjir.(Rls)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan