Bandar Lampung-
Hujan yang turun di Bandar Lampung, Selasa sore (13/1/2026), seolah menjadi penanda hangatnya sebuah pertemuan. Di tengah cuaca yang basah, silaturahmi antara Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Bandar Lampung dan DPD Partai Amanat Nasional (PAN) justru berlangsung cair dan penuh makna.
Bertempat di Sekretariat PDM Muhammadiyah Bandar Lampung, pertemuan itu bukan sekadar temu organisasi. Ia menjadi ruang dialog yang mempertemukan idealisme gerakan keumatan dengan dinamika politik kebangsaan.
Ketua PDM Muhammadiyah Kota Bandar Lampung menyampaikan bahwa silaturahmi merupakan nilai utama dalam menjaga persatuan dan memperkuat peran Muhammadiyah sebagai gerakan dakwah amar ma’ruf nahi munkar. Menurutnya, komunikasi yang sehat dengan seluruh elemen, termasuk partai politik, penting untuk memastikan kepentingan umat tetap menjadi perhatian.
“Silaturahmi ini bukan soal kepentingan praktis, tetapi bagaimana membangun kesepahaman untuk kemaslahatan umat dan bangsa,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan DPD PAN Bandar Lampung menegaskan bahwa PAN memiliki akar historis dan ideologis yang kuat dengan Muhammadiyah. Oleh karena itu, komunikasi dan dialog dinilai perlu terus dijaga agar perjuangan politik tetap sejalan dengan nilai-nilai moral dan kebangsaan.
PAN, lanjutnya, berkomitmen menjadikan politik sebagai sarana pengabdian, bukan sekadar perebutan kekuasaan. Aspirasi umat dan kepentingan masyarakat luas harus menjadi dasar setiap langkah politik.
Pertemuan berlangsung dalam suasana kekeluargaan, diisi dengan diskusi ringan namun substansial seputar isu keumatan, sosial, pendidikan, hingga tantangan kebangsaan ke depan. Tidak ada pembahasan politik praktis yang mengemuka, namun semangat kolaborasi dan saling memahami terasa kuat.
Silaturahmi itu ditutup dengan harapan bersama agar hubungan baik antara Muhammadiyah dan PAN dapat terus terjaga, serta memberi kontribusi nyata bagi pembangunan masyarakat, khususnya di Kota Bandar Lampung.
Di tengah dinamika politik yang kerap memanas, pertemuan sederhana ini menjadi pengingat bahwa dialog dan silaturahmi tetap menjadi jalan terbaik untuk merawat persatuan dan memperjuangkan kepentingan umat.(Ridho)

Baca Juga  AJI Kecam Dugaan Intimidasi Wartawan Garuda TV di Agenda Gubernur Lampung

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan