BANDAR LAMPUNG – Menunggu obat usai menjalani pemeriksaan di rumah sakit kerap menjadi bagian yang melelahkan bagi pasien dan keluarga. Kondisi itulah yang coba dijawab RSUD dr. H. Abdul Moeloek (RSUDAM) Provinsi Lampung melalui inovasi layanan Siger Puakhi, sebuah program pengantaran obat langsung ke rumah pasien rawat jalan.
Inovasi yang digagas Direktur RSUDAM, dr. Imam Ghozali, ini memberikan pilihan baru bagi pasien. Setelah berkonsultasi dengan dokter dan menyerahkan resep, pasien tidak lagi harus menunggu proses penyiapan obat di instalasi farmasi. Mereka dapat langsung pulang, sementara obat akan diantarkan ke alamat tujuan pada hari yang sama.

Layanan tersebut lebih dari sekadar mengantar obat. Bagi pasien lanjut usia, penyandang disabilitas, ibu yang membawa anak kecil, hingga warga yang datang dari luar Kota Bandar Lampung, program ini menjadi solusi yang menghemat waktu, tenaga, dan biaya selama berobat.
“Harapan kami, pasien dapat merasakan pelayanan yang lebih nyaman. Mereka tidak perlu menghabiskan waktu berjam-jam hanya untuk menunggu obat selesai disiapkan,” ujar dr. Imam Ghozali.
Prosesnya pun dibuat sederhana. Setelah resep diregistrasi, pasien yang memilih layanan antar akan didata oleh petugas, mulai dari nama, alamat, nomor rekam medis hingga nomor telepon. Setelah itu pasien dipersilakan pulang, sedangkan obat akan dikirim oleh kurir ke rumah dengan biaya layanan sebesar Rp8.000 yang dibayarkan saat obat diterima.
Untuk memastikan pengiriman berjalan cepat, RSUDAM membagi jadwal menjadi dua sesi. Resep yang masuk pada pagi hari akan dikirim mulai pukul 12.30 WIB, sedangkan resep siang hari dikirim mulai pukul 15.30 WIB.
Respon masyarakat terhadap layanan ini pun cukup menggembirakan. Dalam uji coba selama tiga hari, mulai 20 hingga 22 Juli 2026, sebanyak 28 pasien telah memanfaatkan layanan tersebut. Jumlah pengguna meningkat setiap harinya, dari enam pasien pada hari pertama, sembilan pasien pada hari kedua, hingga 13 pasien pada hari ketiga.
Peningkatan itu menjadi sinyal bahwa masyarakat menyambut baik inovasi pelayanan yang memberikan kemudahan tanpa mengurangi kualitas layanan kefarmasian. Selain memangkas waktu tunggu, RSUDAM juga memastikan obat diterima dengan aman, tepat jenis, tepat jumlah, dan tepat waktu.
Melalui Siger Puakhi, RSUDAM tidak hanya menghadirkan inovasi teknologi pelayanan, tetapi juga menunjukkan bahwa pelayanan kesehatan yang baik adalah pelayanan yang memahami kebutuhan pasien, menghadirkan kenyamanan, dan memberi rasa tenang hingga mereka tiba kembali di rumah.(**)




