Bandar Lampung – Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana, tetap memantau kondisi banjir di wilayahnya meskipun sedang berada di Magelang. Ia memerintahkan para camat dan pejabat Pemkot untuk turun langsung membantu warga terdampak serta menyalurkan bantuan makanan.
Camat Panjang, Hendry Satria, mengungkapkan bahwa Bunda Eva terus berkomunikasi dengan camat dan pejabat eselon dua untuk memastikan penanganan banjir berjalan maksimal.
“Dari Magelang, Ibu Walikota terus memonitor kondisi banjir. Bunda selalu berkomunikasi dengan para camat dan meminta mereka turun membantu warga serta menyalurkan bantuan,” ujar Hendry, Selasa (23/2).
Menurut Hendry, seluruh camat dan lurah diminta mengirimkan laporan dalam bentuk foto dan video terkait kondisi wilayah mereka masing-masing.
“Ada grup WhatsApp khusus, dan Bunda Eva selalu memantau laporan dari kami. Beberapa kali beliau menanyakan kondisi masyarakat dan memastikan bantuan makanan yang dikirim sampai ke warga,” tambahnya.
Sementara itu, Sekretaris Kota Bandar Lampung, Iwan Gunawan, menyebutkan bahwa Pemkot masih fokus pada penanganan pasca banjir.
“Bunda Eva membagi tim agar penanganan lebih efektif. Pemkot mengirimkan nasi tiga bungkus per hari untuk setiap warga yang menjadi korban banjir,” jelas Iwan.
Dari pantauan di lapangan, tim dari Dinas Lingkungan Hidup masih melakukan pembersihan lumpur dan sampah di rumah-rumah warga. Tim BPBD dan Dinas Damkarmat terus menyuplai air bersih serta membantu menguras genangan air. Sementara itu, Dinas PU bergerak cepat membersihkan serta memperbaiki tembok dan talud yang jebol akibat hujan deras.
Pemkot Bandar Lampung berkomitmen untuk terus melakukan penanganan hingga kondisi kembali normal. Warga pun diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih bisa terjadi.(rls)




