BANDAR LAMPUNG — Debu vulkanik membuat aktivitas warga Bandar Lampung ikut berubah. Di tengah udara yang dipenuhi partikel abu, Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana turun langsung memantau kondisi warga sekaligus membagikan masker, Minggu malam (6/9/2026).

Eva menyambangi sejumlah titik yang masih ramai oleh aktivitas masyarakat, mulai dari kafe, rumah makan hingga ruas jalan yang dipadati kendaraan. Para tukang becak yang tetap bekerja di tengah kondisi udara berdebu juga menjadi sasaran pembagian masker.

Pemantauan dilakukan untuk melihat langsung kondisi lingkungan sekaligus memastikan kebutuhan warga di tengah dampak erupsi Gunung Anak Krakatau.

Dalam kegiatan tersebut, Eva didampingi jajaran Pemkot Bandar Lampung, antara lain Inspektorat, Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Komunikasi dan Informatika serta para camat.

Baca Juga  Peringati Anniversary ke-12, SSB Bina Bangsa Gelar Pertandingan Persahabatan Antar-SSB se-Lampung

Eva mengingatkan warga yang harus beraktivitas di luar rumah agar mengenakan masker sebagai perlindungan dari paparan debu vulkanik.

“Kami mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap kondisi udara. Warga yang beraktivitas di luar ruangan diimbau menggunakan masker sebagai langkah perlindungan dari paparan debu,” kata Eva.

Dampak debu juga membuat Pemkot Bandar Lampung mengambil kebijakan di sektor pendidikan. Kegiatan belajar mengajar bagi siswa TK, SD negeri dan SMP negeri diliburkan selama dua hari.

Kebijakan tersebut bersifat situasional. Jika debu vulkanik masih bertebaran, masa libur dapat diperpanjang.

“Untuk siswa-siswi tingkat TK, SDN, dan SMPN kita liburkan selama dua hari. Namun, kita lihat kondisinya. Apabila debu vulkanik ini masih terus bertebaran di Kota Bandar Lampung, masa liburnya akan kita tingkatkan untuk beberapa hari ke depan,” ujar Eva.

Baca Juga  DPRD Lampung Desak OPD Serius Gali Potensi PAD

Sementara itu, aktivitas pemerintahan tetap berjalan. ASN Pemkot Bandar Lampung tetap bekerja dan memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan menerapkan langkah perlindungan, termasuk menggunakan masker.

“Kami tetap bekerja karena dapat menggunakan masker,” kata Eva.

Turunnya wali kota ke sejumlah titik keramaian menjadi bagian dari respons pemerintah daerah menghadapi kondisi udara yang terdampak debu vulkanik. Pemerintah mengimbau masyarakat tidak panik, tetapi tetap waspada dan menjaga kesehatan, terutama ketika harus beraktivitas di luar ruangan.(Red)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan