BANDAR LAMPUNG – Senja di simpang lampu merah Way Halim, Senin (16/3/2026), terasa berbeda. Di tengah padatnya arus kendaraan yang berpacu dengan waktu menuju rumah untuk berbuka puasa, puluhan orang berdiri di pinggir jalan dengan senyum ramah dan tangan yang sibuk membagikan paket takjil.

Mereka adalah alumni Universitas Sultan Ageng Tirtayasa yang tergabung dalam Ikatan Alumni Untirta (IKA UNTIRTA) Lampung. Sore itu, sekitar 500 paket takjil dibagikan kepada para pengendara motor, sopir angkutan, hingga warga yang melintas di kawasan Way Halim.

Satu per satu paket takjil berpindah tangan. Para pengendara yang awalnya tampak lelah di perjalanan pun tak bisa menyembunyikan senyum saat menerima makanan untuk berbuka.

Baca Juga  Membanggakan, Pemprov Lampung Raih Prestasi Nilai Tertinggi MCSP 2025 di Indonesia

Ketua Wilayah IKA UNTIRTA Lampung M. Hatta, ST mengatakan kegiatan berbagi ini menjadi cara sederhana para alumni untuk menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat yang masih berada di jalan saat waktu berbuka tiba.

“Ramadan adalah momen untuk berbagi. Kami ingin hadir di tengah masyarakat, membantu mereka yang mungkin belum sempat sampai rumah saat azan magrib berkumandang,” ujarnya.
Menurut Hatta, kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antaralumni sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial kepada masyarakat sekitar.
Ia menambahkan, semangat berbagi ini sejalan dengan program sosial yang didorong oleh Ketua Umum IKA UNTIRTA Pusat Irene Lamhot Sinaga, yang mendorong para alumni untuk aktif memberikan manfaat bagi masyarakat.

Baca Juga  Proyek Pengecatan Kantor Samsat Pringsewu dan Mesuji Senilai Ratusan Juta Diduga Menyimpang

Bagi para alumni, aksi berbagi takjil ini bukan yang pertama. Saat banjir sempat melanda Bandar Lampung sebelumnya, IKA UNTIRTA Lampung juga turun langsung memberikan bantuan logistik dan layanan kesehatan bagi warga terdampak.
“Harapannya sederhana, semoga apa yang kami lakukan hari ini bisa sedikit membantu dan membawa kebahagiaan bagi masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa,” kata Hatta.

Di tengah hiruk pikuk kendaraan dan lampu lalu lintas yang berganti warna, senyum para penerima takjil sore itu menjadi bukti bahwa kebaikan kecil bisa menghadirkan kehangatan di jalanan kota.(**)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan