BANDAR LAMPUNG — Suasana di halaman kantor TKBM Panjang, Senin (25/5/2026), tampak berbeda dari biasanya, ratusan warga dan anggota Koperasi TKBM Pelabuhan Panjang mulai berdatangan dengan wajah penuh harap.

Di halaman kantor koperasi itulah, sejumlah pengurus sibuk menata kantong-kantong daging sapi yang akan dibagikan kepada anggota, masyarakat sekitar, kaum duafa, hingga pondok pesantren yatim piatu. Aroma kebersamaan begitu terasa menjelang Hari Raya Idul Adha.

 

Tradisi berbagi itu kembali dilakukan keluarga besar Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Pelabuhan Panjang sebagai bentuk rasa syukur sekaligus kepedulian sosial terhadap sesama.

Tahun ini, sebanyak 1.069 anggota bersama masyarakat sekitar menerima pembagian daging sapi dari koperasi yang selama ini menjadi bagian penting aktivitas kepelabuhanan di Bandar Lampung tersebut.

Baca Juga  Dewan Pendidikan Kawal SPMB Tanpa Titipan

Ketua Koperasi TKBM Pelabuhan Panjang, Agus Sujatma Surnada, mengatakan kegiatan itu bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan bentuk nyata menjaga nilai solidaritas dan kekeluargaan di lingkungan pelabuhan.

“Di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil, kami ingin hadir dan berbagi dengan masyarakat. Semoga apa yang diberikan ini bisa membawa manfaat dan kebahagiaan menjelang Idul Adha,” ujar Agus.

Bagi Agus, pelabuhan bukan hanya tempat bekerja mencari nafkah. Lebih dari itu, pelabuhan adalah ruang kebersamaan yang harus terus dirawat dengan kepedulian dan gotong royong.

Karena itu, ia mengingatkan seluruh anggota TKBM agar tetap menjaga kekompakan dan tidak mudah terpengaruh hal-hal yang dapat memecah kebersamaan.

“Soliditas itu penting. Kita ingin TKBM tetap menjadi keluarga besar yang saling menjaga,” katanya.

Baca Juga  Komisi V DPRD Lampung Dukung Reaktivasi BPJS PBI

Di sudut lain, beberapa ibu-ibu tampak tersenyum sambil membawa kantong daging yang baru diterima. Ada pula para buruh bongkar muat yang rela antre dengan tertib sejak pagi demi mendapatkan bagian untuk keluarga mereka di rumah.

Bagi sebagian warga sekitar Pelabuhan Panjang, bantuan tersebut bukan hanya soal daging sapi, tetapi juga perhatian dan kepedulian yang terus hadir setiap tahun.
Sekretaris Koperasi TKBM, Wediana, mengatakan kegiatan sosial seperti itu sudah lama menjadi tradisi yang dijaga bersama oleh pengurus koperasi.

Menurutnya, keberadaan koperasi tidak boleh hanya berorientasi pada pekerjaan di pelabuhan semata, tetapi juga harus memberikan manfaat sosial bagi lingkungan sekitar.
“Kalau masyarakat sekitar ikut merasakan manfaat keberadaan TKBM, itu yang paling penting,” ujarnya.

Baca Juga  Pj. Gubernur Samsudin Silaturahmi Bersama Forum Komunikasi Persaudaraan Lampung Perantauan

Semangat berbagi itu juga dirasakan pengurus Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) Bumi Marataram di Dusun Cikaung, Kelurahan Panjang Selatan.
Pengasuh TPA, A. Junaidi, mengaku bantuan yang rutin diberikan Koperasi TKBM sangat membantu masyarakat, khususnya warga kurang mampu di sekitar kawasan pelabuhan.

“Alhamdulillah, kepedulian dari TKBM ini sangat berarti bagi kami. Mudah-mudahan terus berlanjut,” katanya penuh syukur.
Di tengah kerasnya kehidupan kawasan pelabuhan yang identik dengan kesibukan dan kerja fisik, kegiatan berbagi daging sapi itu menjadi pengingat bahwa nilai kemanusiaan dan solidaritas masih tumbuh kuat.

Bagi keluarga besar TKBM Pelabuhan Panjang, Idul Adha bukan hanya tentang perayaan keagamaan, tetapi juga momentum mempererat persaudaraan dan menebar manfaat bagi sesama.(Wanda)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan