Bandar Lampung – Kebijakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Lampung dalam menerbitkan Surat Edaran (SE) terkait pencegahan perilaku menyimpang di sekolah, termasuk isu LGBT, mendapat dukungan penuh dari Komisi V DPRD Provinsi Lampung.

Anggota Komisi V DPRD Lampung, Muhammad Junaidi, menilai langkah ini sebagai upaya strategis menjaga moralitas peserta didik di tengah derasnya arus globalisasi yang membawa nilai-nilai bertentangan dengan budaya dan agama. “Ini bukan sekadar regulasi administratif, tapi tanggung jawab bersama untuk melindungi generasi muda dari pengaruh yang berpotensi merusak jati diri bangsa,” ujarnya, Selasa (22/7/2025).

Menurut Junaidi, integrasi nilai-nilai agama, sosial, dan budaya harus semakin diperkuat dalam sistem pendidikan, baik melalui kurikulum maupun kegiatan ekstrakurikuler. Ia menekankan bahwa pendidikan karakter adalah fondasi utama yang harus ditanamkan sejak dini.

Baca Juga  Ikuti Pinktober Run 2025, Gubernur Mirza Ajak Masyarakat Lampung Waspadai Kanker Payudara

Selain itu, peran guru Bimbingan Konseling (BK) menjadi sorotan penting. Junaidi menyebut guru BK memiliki posisi strategis dalam membentuk pola pikir dan perilaku siswa. “Jangan sampai anak-anak kita terseret arus perilaku menyimpang karena kurang bimbingan. Guru BK harus hadir memberikan arahan yang tepat,” jelasnya.

Politisi tersebut juga mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya orang tua dan tokoh masyarakat, untuk bersinergi dengan sekolah dalam mengawal perkembangan anak. Ia menegaskan bahwa pendidikan bukan hanya tanggung jawab sekolah, melainkan tanggung jawab bersama.

“Lingkungan keluarga dan masyarakat harus berperan aktif. Dengan kerja sama semua pihak, kita bisa menciptakan generasi yang kuat secara moral dan intelektual,” tambahnya.

Baca Juga  Marindo: Pemprov Lampung Mulai Cicil Kewajiban DBH Rp549 Miliar

Junaidi menegaskan, kebijakan Disdikbud Lampung ini tidak boleh dipandang sebagai diskriminasi, melainkan langkah preventif untuk menciptakan suasana belajar yang aman, sehat, serta sesuai dengan nilai-nilai luhur bangsa.

“Yang kita jaga bukan hanya prestasi akademik, tetapi juga karakter dan moralitas generasi muda. Ini investasi jangka panjang untuk masa depan Lampung dan Indonesia,” pungkasnya.(Rdo)

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan