BANDUNG — PTPN I (Persero) menggandeng sejumlah pemangku kepentingan menanam 2.026 pohon produktif di Bukit Temung Tuhur Sentak Dulang, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Langkah ini dilakukan untuk memulihkan ekologi kawasan Bandung Utara sekaligus menekan risiko bencana tanah longsor.

Gerakan bertema *Perbaikan Ekologi dan Peningkatan Pangan Bergizi* tersebut melibatkan Universitas Sangga Buana (USB) YPKP, Yayasan Odesa Indonesia, serta jajaran Danantara. Penanaman pohon tidak hanya berorientasi pada pemulihan tutupan vegetasi, tetapi juga diarahkan untuk memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Direktur Utama PTPN I (Persero), Abdul Rivai Ras, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung program penanaman satu juta pohon dan pelestarian lingkungan.

“Kami bekerja sama dengan USB YPKP dan para pemangku kepentingan untuk mendukung peningkatan tutupan vegetasi di Jawa Barat, terutama pada wilayah dengan tingkat kerawanan bencana alam tinggi seperti banjir dan tanah longsor,” kata Abdul Rivai di Bandung.

Baca Juga  Di Ujung Kekuasaan Daerah

Menurut dia, kawasan perbukitan Cimenyan membutuhkan perhatian serius. Berdasarkan pemetaan kerawanan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, terdapat lebih dari 200 titik rawan longsor yang memerlukan penanganan dan mitigasi terpadu.

Penguatan vegetasi melalui penanaman pohon menjadi salah satu langkah untuk menjaga kestabilan tanah sekaligus memperbaiki fungsi ekologis kawasan.

Abdul Rivai menegaskan, program penghijauan tidak boleh berhenti pada seremoni penanaman. Perawatan dan pengawasan menjadi faktor penting agar pohon yang ditanam dapat tumbuh serta memberikan manfaat dalam jangka panjang.

“Pemeliharaan, pengawasan, serta keterlibatan aktif masyarakat menjadi kunci agar pohon yang ditanam benar-benar tumbuh dan memberi manfaat jangka panjang. Kemitraan dengan Yayasan Odesa Indonesia sangat vital untuk mengawal pendampingan warga di lapangan,” ujarnya.

Baca Juga  Tahun 2025, Pemkot Bandar Lampung Anggarkan Rp 165 Miliar untuk Perbaiki Fasilitas Masyarakat

Program ini juga menjadi bagian dari penerapan prinsip *Environmental, Social, and Governance* (ESG) serta pelaksanaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PTPN I dalam ekosistem BUMN di bawah Danantara.

Sementara itu, Rektor USB YPKP, Prof. Diana Sari, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari program USB Green Action yang mengintegrasikan pemulihan lingkungan dengan penguatan ketahanan pangan bergizi.

Sejumlah bibit pohon produktif, seperti alpukat, durian, duku, dan berbagai tanaman buah lainnya, dipilih untuk ditanam dengan mempertimbangkan kondisi kawasan serta kebutuhan petani setempat.

“Kami memilih bibit produktif sesuai kebutuhan petani agar selain menghijaukan kawasan rawan longsor, tanaman ini kelak membuahkan hasil yang mampu meningkatkan pendapatan masyarakat,” tutur Diana.

Baca Juga  Rakerda Ke-2, DPC KWRI Bandar Lampung Siap Dukung DPD KWRI Lampung

Kegiatan tersebut turut melibatkan perwakilan Bank Indonesia, Dinas Kehutanan Jawa Barat, BPBD Kota Bandung, pemerintah kecamatan dan desa, komunitas sekolah ekologi, serta kalangan mahasiswa.

Melalui kolaborasi lintas sektor ini, PTPN I berharap penanaman 2.026 pohon tidak sekadar menjadi kegiatan penghijauan sesaat, melainkan gerakan berkelanjutan yang melibatkan masyarakat.

Selain memperkuat perlindungan lingkungan dan mengurangi risiko bencana, pohon-pohon produktif yang ditanam diharapkan mampu membuka peluang ekonomi baru bagi warga di kawasan Bandung Utara.(Rls)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan